Haji hanya diwajibkan kepada orang yang mampu. Yaitu orang yang memiliki bekal dan biaya perjalanan, dalam arti mencukupi kebutuhannya sejak berangkat hingga kembali pulang. Akan tetapi, jika ada orang yang berhutang untuk biaya haji dengan jaminan gajinya, maka hajinya sah dan kewajibannya telah gugur. Namun dia tidak wajib melakukan hal itu karena sebenarnya dia belum mampu jika tidak berutang, seperti yang telah dijelaskan.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.